RIAU.WAHANAMEWS.CO – ROKAN HULU
Kondisi infrastruktur di SD Negeri 002 Tambusai Utara yang berada di Jalan Katik Endah Kuala Mahato, Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, menuai sorotan tajam. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman bagi ratusan siswa untuk menimba ilmu justru terlihat jauh dari kata layak.
Baca Juga:
Kondisi Ruang Kelas SDN 011 Kepenuhan Hulu Masih Memprihatinkan, Disdik Rokan Hulu Dinilai Abai
Sejumlah bagian bangunan sekolah tampak tidak terawat dan memprihatinkan. Berdasarkan pantauan di lapangan, plafon di beberapa ruang kelas terlihat menjuntai dan berpotensi jatuh sewaktu-waktu. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan para siswa yang setiap hari menjalani proses belajar mengajar di ruangan tersebut.
Selain itu, kondisi mobiler seperti meja dan kursi siswa juga terlihat rusak parah. Beberapa di antaranya bahkan sudah tidak layak digunakan, dengan bagian kayu yang patah maupun berlubang. Situasi tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan serta efektivitas kegiatan belajar di sekolah tersebut.
Temuan ini mengemuka setelah Lembaga Swadaya Masyarakat Kontrol Publik Kebijakan (LSM KPK) Independen melakukan investigasi di lokasi sekolah. Dari hasil penelusuran mereka, muncul dugaan adanya kejanggalan dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Baca Juga:
Dugaan Pemerasan Oknum Satpol PP Rohul, Kapolres Diminta Segera Tindaklanjuti Laporan Warga
Rudi, perwakilan dari LSM KPK Independen, menyampaikan bahwa kondisi infrastruktur sekolah sangat tidak sebanding dengan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana yang tercatat dalam laporan penggunaan dana BOS.
“Kami menduga ada kejanggalan dalam pengelolaan dana BOS di sekolah ini. Hal itu terlihat dari kondisi fisik sekolah yang sangat memprihatinkan. Di lapangan kami menemukan banyak mobiler yang sudah lama tidak tersentuh perawatan. Bahkan plafon di beberapa ruang kelas menjuntai dan berpotensi membahayakan siswa,” ujar Rudi kepada awak media, Kamis (2/4/2026).