RIAU.WAHANANEWS.CO – Padang Pariaman
Maraknya pemberitaan di sejumlah media online terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses kelulusan di kampus Politeknik Pelayaran (poltekpel ) Sumatera Barat yang berlokasi di Korong Tiram, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mendapat perhatian dari pemerintah setempat.
Baca Juga:
Banjir Putus Total Akses Padang–Bukittinggi, Kendaraan Macet Sejak Pagi
Wali Korong setempat, Endri, akhirnya angkat bicara terkait isu yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (19/5/2026), ia mengaku dugaan praktik pungli tersebut memang sudah menjadi perbincangan hangat di lingkungan warga.
“Terima kasih sebelumnya sudah menghubungi saya. Terkait dugaan pungli dalam hal kelulusan di Poltekpel, sebenarnya hal ini sudah ramai dibicarakan masyarakat kami,” ujar Endri.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa dugaan praktik tersebut diduga terjadi di internal kampus dan tidak melibatkan masyarakat setempat.
Baca Juga:
Warga Kaget, Pria Pendiam Ini Ternyata Pembunuh Berantai Sadis di Padang Pariaman
“Namun di sini saya menduga kegiatan itu dilakukan oleh pihak kampus sendiri. Maksud saya, tidak ada keterlibatan masyarakat kami. Saya selaku wali korong tentu sangat menyayangkan persoalan ini bisa sampai terjadi,” katanya.
Menurut Endri, keberadaan kampus di wilayahnya secara tidak langsung ikut berdampak terhadap citra lingkungan masyarakat sekitar.
“Karena letak kampus Poltekpel berada di wilayah dusun saya, tentu dengan beredarnya dugaan pungli ini sedikit banyak mempengaruhi citra kampung kami di mata publik,” lanjutnya.