Baca Juga:
Doli Novaisal Resmi Dilantik sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Indragiri Hulu
Menurut Rudi, fluktuasi pada pos Pembayaran Honor juga menimbulkan tanda tanya. Ia menyebut bahwa nilai honor pada tahun 2025 disebut-sebut meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya, bahkan diklaim mencapai hingga tiga kali lipat.
"Ini perlu dijelaskan secara terbuka. Jika tidak, maka wajar publik bertanya-tanya ke mana arah pengelolaan dana tersebut,” katanya.
Baca Juga:
Empat Kawanan Diduga Pencuri Sawit di Inhu Terancam Bui
Sebagai pemerhati pendidikan di Provinsi Riau, Rudi meminta agar instansi terkait tidak tinggal diam. Ia secara khusus mendorong Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit dan pemeriksaan ulang terhadap pengelolaan dana BOS di SMAN 1 Peranap.
“Kami berharap BPK dan Inspektorat segera turun tangan untuk menelusuri dugaan kejanggalan ini agar tidak menimbulkan prasangka negatif di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMAN 1 Peranap, Eka May Putra, belum berhasil dikonfirmasi. Upaya awak media untuk meminta klarifikasi, baik dengan mendatangi sekolah secara langsung maupun melalui pesan singkat WhatsApp, belum mendapatkan tanggapan.