Baca Juga:
Diduga Carut-Marut Pengelolaan Dana BUMDes dan CSR di Desa Sibabat, Dana Desa Mengendap di Rekening Pribadi Kades
Untuk memperdalam informasi, awak media kembali menemui siswa lainnya. Dari keterangan berbeda, siswa menyebutkan bahwa uang pembangunan dipungut sebesar Rp50 ribu per siswa dengan alasan pembangunan pagar sekolah.
Baca Juga:
Proyek Rehab Pustu Serai Wangi Menuai Tanda Tanya, Dinkes dan Konsultan Pengawas Disorot
"Biaya seragam tahun ini berbeda dari tahun lalu. Kalau uang bangunan Rp50 ribu per siswa, katanya untuk bangun pagar sekolah,” ungkap siswi lainnya.
Guna memverifikasi pernyataan para siswa, awak media berupaya menemui Kepala SMKN 1 Seberida, Gunawan Broto Sasmito. Namun, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Awak media kemudian diarahkan bertemu dengan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Linda.
Dalam keterangannya, Waka Kesiswaan membantah sebagian informasi yang disampaikan siswa.