RIAU.WAHANANEWS.CO - Indragiri Hulu
Ketegangan nyaris berujung bentrokan terjadi di sebuah kebun kelapa sawit milik keluarga Simarmata di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (23/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Baca Juga:
Klaim SHM 2004 Dipertanyakan, Eks Kades Beberkan Kebijakan Pemukiman Tahun 90-an
Informasi yang diterima menyebutkan, puluhan karyawan kebun berhadapan dengan sekelompok orang yang diduga terlibat dalam praktik pencurian tandan buah segar (TBS) sawit. Beruntung, bentrokan fisik dapat dihindari setelah pemilik kebun menginstruksikan karyawan untuk menahan diri dan tidak terpancing provokasi, Selasa (24/2/2026).
Humas kebun keluarga Simarmata, Rudi Walker Purba, menjelaskan bahwa kelompok tersebut mendatangi pondok karyawan yang berada di Blok L dengan menggunakan dua unit mobil pikap dan puluhan sepeda motor.
“Mereka datang beramai-ramai. Berdasarkan keterangan karyawan, gaya mereka intimidatif. Ada dugaan membawa senjata tajam yang disimpan di dalam mobil. Bahkan sempat ada ancaman membakar pondok serta memutus aliran listrik ke pondok karyawan,” ujar Rudiwalker, mengutip keterangan para pekerja di lapangan.
Baca Juga:
Grebek Mess di Unit 1 Sungai Bahar, Polres Muaro Jambi Amankan 1,4 KG Ganja
Situasi sempat memanas ketika kelompok tersebut mempertanyakan penutupan akses jalan tidak resmi atau ‘jalan tikus’ di area Blok B dan Blok C. Menurut Rudiwalker, akses tersebut sebelumnya diduga kerap digunakan sebagai jalur keluar-masuk pelaku pencurian sawit.
“Penutupan jalan itu dilakukan untuk mencegah aktivitas ilegal. Namun mereka mempertanyakan siapa yang menutup dan alasan penutupan akses tersebut,” katanya.