RIAU.WAHAHANEWS.CO - Kampar
Dugaan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Biosolar Bersubsidi dalam proyek strategis nasional kembali mencuat. Kali ini sorotan tertuju kepada PT Fitra Wika yang diketahui menjadi salah satu subkontraktor dalam pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Rengat.
Baca Juga:
Cinta Ditolak, Mahasiswa UIN Suska Bacok Rekan Kampus Pakai Kapak
Temuan tersebut terpantau langsung oleh awak media saat melakukan investigasi di lokasi pekerjaan yang berada di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (11/6/2026).
Investigasi dilakukan setelah awak media menerima informasi dari warga setempat yang mencurigai adanya penggunaan Biosolar Bersubsidi untuk operasional alat berat di lokasi proyek.
"Kami menduga proyek pembangunan tol ini masih menggunakan Biosolar Bersubsidi. Warnanya terlihat kuning kehijauan. Kalau mau melihat lebih jelas, datanglah pagi hari karena biasanya mereka melakukan pengisian BBM menggunakan jerigen," ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Baca Juga:
Oknum Diduga Anggota Mengaku Kopassus Aniaya Satpam di Tapung Hulu, Lima Korban Luka-Luka – Kuasa Hukum PT NKS Desak Polisi Bertindak Tegas
Berbekal informasi tersebut, awak media turun langsung ke lapangan. Di lokasi, terlihat sejumlah pekerja tengah melakukan pengisian bahan bakar ke alat berat menggunakan jerigen berkapasitas sekitar 30 liter.
Saat dikonfirmasi mengenai penggunaan jerigen sebagai sarana distribusi BBM, salah seorang pekerja mengaku bahwa mobil tangki yang biasa digunakan sedang mengalami kerusakan.