RIAU.WAHANANEWS.CO - Pekanbaru Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 181 Pekanbaru menjadi sorotan. Sejumlah pos penggunaan anggaran diduga tidak selaras dengan kondisi di lapangan sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru maupun Inspektorat Kota Pekanbaru.
Berdasarkan data yang dihimpun awak media, SDN 181 Pekanbaru yang memiliki sekitar 800 peserta didik setiap tahun mengelola Dana BOS dengan nilai mencapai sekitar Rp700 juta.
Baca Juga:
Diduga Masih Ada Pungutan di SDN 181 Pekanbaru, Padahal Dana BOS Ratusan Juta Digelontorkan Setiap Tahun
Pada laporan penggunaan Dana BOS Tahun Anggaran 2025, tercatat anggaran sebesar Rp19.900.000 dialokasikan untuk pos kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler. Selain itu, sekolah juga mencatat penggunaan anggaran Rp30.966.200 pada pos langganan daya dan jasa.
Namun, informasi yang diperoleh awak media dari seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebutkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tersebut sudah tidak lagi berjalan sejak beberapa waktu lalu.
"Untuk kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tersebut sudah lama tidak ada. Untuk pembayaran listrik juga dibantu oleh kantin sekolah sekitar Rp400 ribu setiap bulan," ujar narasumber kepada awak media, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga:
Dana BOS Ratusan Juta untuk Perpustakaan, Mengapa Siswa SDN 181 Pekanbaru Masih Berbagi Buku?
Keterangan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian antara laporan penggunaan Dana BOS dengan kondisi faktual di sekolah. Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan penjelasan dan pembuktian melalui klarifikasi dari pihak sekolah maupun hasil pemeriksaan aparat pengawas.
Untuk memenuhi prinsip keberimbangan, awak media telah berupaya menghubungi Kepala SDN 181 Pekanbaru, Nurhasanah, guna meminta konfirmasi atas informasi tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Selanjutnya, awak media meminta konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Tomy. Melalui pesan singkat WhatsApp, Tomy menyampaikan bahwa dirinya sedang berada di luar kantor dan mengagendakan pertemuan dengan awak media pada awal pekan depan.