RIAU.WAHANANEWS.CO - Indragiri Hulu
Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 2 Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, di tengah alokasi dana puluhan juta rupiah setiap tahun untuk pos pemeliharaan sarana dan prasarana, sebuah kanopi selasar atau koridor beratap di lingkungan sekolah justru dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan dan nyaris rubuh.
Baca Juga:
Diduga Telan Dana Rp4 Miliar, Revitalisasi SMP Negeri 2 Lubuk Batu Jaya Dipertanyakan Dinas Pendidikan Inhu Dinilai Lalai Awasi Proyek Sekolah
Pantauan awak media di lapangan menunjukkan, kondisi kanopi tersebut tampak miring dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik yang melintas. Ironisnya, fasilitas yang seharusnya menjadi jalur aman bagi aktivitas belajar itu luput dari perhatian pihak sekolah, meski sekolah ini diketahui baru saja menerima bantuan revitalisasi bangunan dari pemerintah pusat dengan nilai mencapai kurang lebih Rp 4 miliar yang bersumber dari APBN.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat: ke mana arah prioritas penggunaan dana pemeliharaan yang selama ini dianggarkan?
Di lingkungan sekolah, sejumlah siswi yang tengah membersihkan ruang kelas mengaku telah lama merasa khawatir saat melewati koridor tersebut, terutama saat hujan turun.
Baca Juga:
Pemberitaan Wartapoldasu.com Dinilai Tidak Sesuai Fakta, Kuasa Hukum Simarmata Paparkan Bukti Putusan Pengadilan
“Koridor itu memang sudah lama seperti itu, Pak. Kami saja takut kalau lewat dari situ. Tapi kalau hari hujan ya terpaksalah kami lewat dari situ, Pak,” ujar seorang siswi kelas X dengan nada polos.
Pengakuan ini memperkuat dugaan bahwa kondisi tersebut bukan persoalan baru, melainkan telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan serius dari pihak sekolah.