RIAU.WAHANANEWS.CO, Indragiri Hulu –
Proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Indragiri Hulu kembali menuai sorotan. Hingga awal Januari 2026, pekerjaan yang bersumber dari APBD 2025 tersebut belum juga rampung dan baru diperkirakan mencapai sekitar 80 persen.
Baca Juga:
Miris! Lansia 83 Tahun di Semelinang Tebing Terpinggirkan dari BLT dan Bansos Sejak 2018, Arogansi Kades Tuai Kritik
Berdasarkan data yang dihimpun, masing-masing proyek rehab Pustu tersebut menelan anggaran hampir setengah miliar rupiah dan mulai dikerjakan sejak akhir Juli 2025. Sesuai perencanaan awal, seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada pertengahan November 2025. Namun fakta di lapangan berkata lain, aktivitas pembangunan masih berlangsung hingga memasuki tahun anggaran berikutnya.
Situasi ini semakin memunculkan tanda tanya publik setelah adanya perbedaan penjelasan antara pihak Dinas Kesehatan dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu dalam keterangan tertulis kepada media menyatakan bahwa proyek puskesmas dan pustu tersebut telah mendapatkan perpanjangan waktu penyelesaian.
Baca Juga:
Diduga Mark Up Revitalisasi Sekolah, Kepsek SMPN 2 Lubuk Batu Jaya Sebut Kejaksaan sebagai “Pelindung”
“Proyek puskesmas dan puskesmas pembantu di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, dipastikan mendapat perpanjangan waktu penyelesaian meski masa kontrak awal telah berakhir. Pihak Dinas Kesehatan memberikan perpanjangan hingga akhir Desember 2025,” tulis PLT Kadis Kesehatan, Sabtu (24/12/2025).