Menurutnya, keterbatasan armada menjadi faktor utama belum optimalnya pelayanan kebersihan di lapangan.
"Saat ini armada yang dapat beroperasi hanya satu unit. Sementara tiga unit lainnya masih dalam proses perbaikan sehingga kapasitas pengangkutan sampah menjadi terbatas," jelasnya saat dikonfirmasi.
Baca Juga:
Reses DPRD Provinsi Riau: Jalan Lingkar Masuk Tahap Pengerjaan, Warga Harapan Makmur Diberi Pemahaman Jaminan Sosial
Ia mengatakan pihaknya telah beberapa kali menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah kabupaten agar mendapat perhatian dan dukungan dalam penyediaan sarana operasional yang memadai.
"Kami sudah berupaya melaporkan kendala ini ke tingkat kabupaten. Harapannya ada solusi agar pelayanan pengangkutan sampah dapat kembali berjalan maksimal dan penumpukan di sejumlah titik bisa segera ditangani," katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, tumpukan sampah di kawasan depan Pasar Pagi Pajak Lama masih terlihat dan belum seluruhnya terangkut. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat agar persoalan kebersihan tidak berlarut-larut dan lingkungan tetap terjaga.
Baca Juga:
Sering Ditertibkan Namun Tetap Sempitl, Lapak Pedagang Serobot Badan Jalan Kawasan Pajak Lama Bagan Batu
[Redaktur: Adi Riswanto]