RIAU.WAHANANEWS.CO,Indragiri Hulu–
Polemik distribusi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 14.293.613 Jalan Air Molek–Teluk Kuantan, Desa Bongkal Malang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kembali menjadi sorotan.
Baca Juga:
Diduga Jadi Gudang Penimbunan Solar, Belasan Baby Tank Ditemukan di Rumah Warga Kampung Dangang
Selain dugaan antrean yang lebih banyak didominasi kendaraan pelangsir, kini berkembang pula informasi di tengah masyarakat mengenai dugaan adanya praktik “deposit” dalam jumlah besar yang disebut-sebut dilakukan oleh sejumlah pemodal kepada pihak SPBU.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari sejumlah masyarakat setempat, disebutkan terdapat beberapa pihak yang diduga menempatkan dana hingga ratusan juta rupiah kepada SPBU. Dana tersebut diduga berkaitan dengan pengambilan BBM dalam jumlah besar ketika pasokan tiba.
Informasi yang berkembang menyebutkan, sedikitnya terdapat sekitar empat pemodal yang diduga melakukan deposit dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah per orang. Ketika BBM tiba, stok tersebut diduga langsung diambil dalam jumlah besar sehingga masyarakat umum disebut hanya memperoleh sedikit sisa pasokan.
Baca Juga:
Penyerangan Brutal di Inhu, Lima Karyawan PT SBP Alami Luka Tembak dan Bacok
Praktik tersebut oleh sebagian masyarakat kemudian dikaitkan dengan dugaan aktivitas “mafia solar”. Namun, informasi mengenai adanya deposit, jumlah pemodal, nilai dana, maupun mekanisme pengambilan BBM tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Pada Kamis (6/8/2026), awak media melakukan pemantauan selama kurang lebih empat jam di lokasi. Dalam pemantauan tersebut, antrean kendaraan yang disebut sebagai pelangsir terlihat cukup mendominasi dan pergerakannya dinilai lambat, sementara kendaraan masyarakat umum tetap berada dalam antrean.