Kesadaran masyarakat memang masih menjadi tantangan. Namun pembiaran yang terjadi menunjukkan adanya kegagalan sistemik dalam pengelolaan kebersihan. Tanpa pengawasan ketat, sanksi tegas, dan sistem pengangkutan yang konsisten, masalah ini seolah dibiarkan menjadi rutinitas tahunan.
Kekecewaan warga pun kian memuncak. Seorang warga Bagan Batu yang enggan disebutkan namanya mengaku muak dengan kondisi yang tak kunjung berubah.
Baca Juga:
Diduga Terjadi Manipulasi Surat Tanah, Dua Warga Teluk Nilap Mengaku Tak Terima Ganti Rugi Penuh dari Pembebasan Lahan
“Ini bukan kejadian baru. Lagu lama yang terus diulang. Tiap tahun sampah menumpuk sampai ke jalan, baunya ke mana-mana. Kami bertanya-tanya, di mana tanggung jawab pemerintah? Jangan sampai dibiarkan jadi sumber penyakit,” ujarnya dengan nada kesal, Senin (19/01/2026).
Ia juga menyoroti dampak buruk terhadap citra daerah.
“Ini Jalan Lintas Sumatera, orang dari berbagai daerah lewat. Apa tidak malu wajah Bagan Batu jadi seperti ini hanya karena urusan sampah tidak pernah dibereskan secara serius?” tambahnya.
Baca Juga:
Perluas Akses Layanan, Guardian Resmikan Gerai ke-368 di Suzuya Mall Bagan Batu