RIAU.WAHANANEWS.CO, Rokan Hilir -
Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir sejatinya memegang peran strategis sebagai penanggung jawab sekaligus pengawas penyelenggaraan pendidikan dasar. Namun tanggung jawab tersebut dinilai belum berjalan sebagaimana mestinya, menyusul kondisi memprihatinkan yang terjadi di SD Negeri 025 Kelompok Tani, Kecamatan Bangko Pusako, Provinsi Riau.
Baca Juga:
Dugaan Penggelapan Bantuan Oplah 2025 Kembali Mencuat di Sungai Panji Panji
Sekolah dengan jumlah murid sekitar 172 siswa itu sejak lama menjadi sorotan para orang tua murid. Bahkan sekitar setahun lalu, sekolah ini sempat didemo wali murid akibat berbagai persoalan mendasar yang tak kunjung dibenahi. Mulai dari minimnya buku paket pelajaran, bangku dan meja belajar yang reot, ruang kelas bocor saat hujan, toilet tanpa aliran air, hingga kepala sekolah yang diduga sangat jarang masuk.
Kondisi tersebut hingga kini disebut belum mengalami perubahan signifikan. Aktivitas belajar mengajar berlangsung dalam keterbatasan sarana prasarana yang jauh dari standar kelayakan pendidikan dasar.
Salah seorang wali murid berinisial M, yang memiliki tiga anak bersekolah di SDN 025 Kelompok Tani, mengungkapkan keprihatinannya.
Baca Juga:
Tindak Lanjuti Instruksi Ketua MPC, Yafet Nainggolan Gelar Safari Konsolidasi Hingga Tingkat Ranting