RIAU.WAHANANEWS.CO - Indragiri Hulu
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau(LAMR) Sei Lala, Datuk Romli, mengimbau sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan SeiLala untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi infrastruktur jalan bandar padang berlokasi di desa Pasir Batu Mandi yang kerap dilintasi kendaraan operasional perusahaan, Rabu (18/02/2026).
Baca Juga:
Kesaksian Lama Terungkap, Polemik Kepemilikan Lahan di Desa Lubuk Batu Tinggal Kian Terang
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya menjelang Ramadhan ketika aktivitas warga meningkat, baik untuk beribadah maupun memenuhi kebutuhan berbuka puasa.
Datuk Romli menuturkan bahwa jalan dimaksud merupakan akses penting bagi masyarakat, terutama bagi warga yang menuju Air Molek untuk membeli takjil maupun melaksanakan ibadah salat tarawih.
“Selaku Ketua LAMR kecamatan Sei Lala, saya sangat mengharapkan perhatian serta partisipasi dari pihak-pihak terkait, khususnya perusahaan-perusahaan yang armadanya menggunakan jalan ini. Marilah kita bersama-sama berpartisipasi memperhatikan kondisi jalan yang saat ini sangat membutuhkan perbaikan,” ujarnya.
Baca Juga:
Sengketa Lahan di Desa Lubuk Batu Tinggal Mulai Menemui Titik Terang
Menurutnya, peningkatan intensitas penggunaan jalan selama Ramadhan berpotensi menimbulkan risiko apabila kondisi jalan yang rusak tidak segera ditangani. Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengedepankan semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial.
Selain mendorong adanya kontribusi dalam perbaikan jalan, Datuk Romli juga mengusulkan agar perusahaan dapat menyesuaikan jadwal operasional kendaraan angkut, khususnya dengan mengalihkan aktivitas ke malam hari selama Ramadhan.
"Saya berharap perusahaan kiranya bersedia mengubah jadwal operasional pada malam hari. Menjelang waktu berbuka, biasanya masyarakat sangat ramai melintas untuk membeli takjil. Dengan kondisi jalan yang rusak, dikhawatirkan dapat menimbulkan insiden,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan sesaat, melainkan sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus menghormati kekhusyukan bulan suci.
LAMR Sei Lala berharap adanya sinergi antara dunia usaha, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya sehingga tercipta kenyamanan bersama. Semangat saling menghargai serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar, menurut Datuk Romli, sejalan dengan nilai-nilai adat Melayu yang menjunjung tinggi kebersamaan.
"Semoga peran serta dan sikap saling menghargai ini menjadi tambahan amal ibadah bagi kita semua di bulan suci Ramadhan,” tutupnya.
Imbauan tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian bersama, sehingga mobilitas masyarakat selama Ramadan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kekhidmatan.
[Redaktur: Adi Riswanto]