“Jadi bukan sekadar menanam lalu ditinggalkan. Mulai dari pembibitan, penanaman sampai pemeliharaan itu teranggarkan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan honor untuk pemeliharaan selama tiga tahun,” jelasnya.
Program tersebut diharapkan menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan melibatkan warga dalam proses pembibitan dan pemeliharaan, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
Baca Juga:
Polres Inhil bersama Pemkab Inhil dan BKSDA Riau Perkuat Sinergi Tangani Gangguan Kera Liar di Tembilahan
Menteri Lingkungan Hidup juga menegaskan bahwa kegiatan pemulihan di Kuala Selat merupakan bagian dari tindak lanjut gerakan Ekspedisi Merah Putih yang digagas dan dijalankan Kapolda Riau di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
“Ini tindak lanjut dari gerakan Ekspedisi Merah Putih yang dilakukan Kapolda di Riau, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir. Mudah-mudahan membawa manfaat dan berkah bagi kita semua,” pungkasnya.
Tantangan menuju kawasan terdampak abrasi Kuala Selat juga tidak sederhana. Dari Mako Polsek Kateman, perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 45 hingga 60 menit menggunakan speedboat dengan jarak kurang lebih 25 kilometer.
Baca Juga:
Masyarakat Tembilahan Diimbau Tetap Tenang dan Waspada Hadapi Kemunculan Monyet Ekor Panjang di Permukiman
Kondisi geografis wilayah pesisir yang dipengaruhi pasang-surut air laut membuat akses menuju lokasi membutuhkan kesiapan dan kehati-hatian. Di sejumlah titik, kondisi pantai didominasi lumpur yang kedalamannya dapat mencapai lutut hingga paha.
Kondisi tersebut sekaligus menggambarkan bagaimana masyarakat Kuala Selat selama ini menjalani aktivitas sehari-hari di tengah tantangan geografis dan lingkungan. Karena itu, kehadiran Ekspedisi Merah Putih Presisi diharapkan tidak hanya menjadi kunjungan sesaat, tetapi menjadi pintu masuk bagi program-program berkelanjutan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau sendiri merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program tersebut menyasar berbagai wilayah pesisir, kawasan terluar serta daerah yang memiliki keterbatasan akses, dengan membawa misi kebangsaan, kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.