Selain itu, para petani berharap pihak berwenang, baik Kejaksaan maupun Kepolisian, dapat turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan penggelapan bantuan oplah tersebut.
“Kami berharap bantuan pemerintah ini tidak hanya sekadar formalitas atau di atas kertas saja, tetapi benar-benar terealisasi dan dapat dinikmati oleh petani yang berhak,” ungkap salah seorang petani.
Baca Juga:
Diduga Terjadi Manipulasi Surat Tanah, Dua Warga Teluk Nilap Mengaku Tak Terima Ganti Rugi Penuh dari Pembebasan Lahan
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengurus Gapoktan Srijaya belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi terkait tudingan tersebut.
[Redaktur: Adi Riswanto]