WahanaNews - Riau | Kapolres Rokan Hilir (Rohil), Riau, AKBP Andrian Pramudianto memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-77 tahun 2023.
Bertemakan 'Polri Presisi untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju' kegiatan upacara pun digelar di Taman Budaya Batu Enam, Bagansiapiapi, Kabupaten Rohil, Sabtu (1/7/2023).
Baca Juga:
Dandim 0321/Rohil dan Kapolres Rohil Berbagi Sembako untuk Janda Veteran
Dalam kesempatan itu, turut hadiri Bupati Rohil, Afrizal Sintong didampingi Wakil Bupati H Sulaiman. Hadir pula Dandim 0321 Rohil Letkol Kav Nugaraha Yudha Perwiranegara, Sekda Rohil H Fauzi Efrizal, Kasi BB Kejari Rohil Abu Abdurachman, Forkopimda, Ormas, OKP dan berbagai unsur lainnya.
Selaku Inspektur upacara, Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto dalam sambutannya menyampaikan amanat Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal.
Dimana dalam amanat itu, Kapolda menyampaikan ucapan selamat memperingati HUT Bhayangkara ke-77 dan menyampaikan ucapan terimakasih atas pengabdian seluruh jajaran Polda Riau dalam melayani masyarakat.
Baca Juga:
Mudik Aman Keluarga Tenang: Kapolres Rohil Tinjau Posyan di Bagan Siapi-api
"Meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, saudara tetap menunjukkan dedikasi, loyalitas dan integritas yang tinggi sehingga dapat mewujudkan situasi Kamtibmas yang tetap kondusif dalam rangka mendukung pembangunan nasional," ujar Kapolres, dikutip Sabtu (1/7/2023).
Dalam amanat itu pula, Kapolda menyebutkan berbagai pengalaman sejarah selama perjalanan 77 tahun Polri. Dimana pada waktu itu, telah mematangkan karakter pengabdian untuk menjadikan Polri lebih cerdas dan tegar dalam mengemban tugas memelihara keamanan dalam Negeri.
"Kita patut bersyukur, beberapa prestasi dan pencapaian kinerja Polri dewasa ini telah mendapat apresiasi dari Pemerintah dan masyarakat. Beberapa kasus menonjol dan meresahkan telah berhasil kita ungkap seperti Narkoba, illegal mining, illegal fishing, perdagangan manusia serta premanisme," sampainya.
Adapun berdasarkan survei LSI politik Indonesia, lanjut Kapolres, menyebutkan bahwa saat ini tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri mengalami peningkatan sebesar 73,2 persen pada bulan Mei tahun 2023, dimana sebelumnya sempat menyentuh angka 62,6 persen di bulan September tahun 2022.
"Selain itu, pada aspek pembinaan masih ditemukan adanya oknum anggota Polri yang melakukan pelanggaran disiplin, kode etik maupun pidana, sehingga menciderai nama baik dan menurunkan citra institusi," paparnya.
Meski demikian, lanjutnya, anggota Polri sendiri perlu dipahami bersama bahwa kesuksesan dan capaian Polri dalam melaksanakan tugas tidak terlepas dari bantuan elemen masyarakat serta instansi terkait.
Oleh karena itu, Kapolda juga menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.
Lebih lanjut, terkait dengan persiapan Polri dalam menghadapi agenda Nasional Pemilu serentak tahun 2024, dimana tahun ini telah memasuki beberapa tahapan dalam pelaksanaan nya. Sehubungan dengan hal tersebut, maka perkembangannya dan dinamika politik diprediksi akan semakin meningkat dan sarat dengan kepentingan.
"Menyikapi permasalahan diatas, seluruh anggota Polri khususnya Polda Riau selain tetap berpegang teguh dan berpedoman pada prinsip netralitas dan memihak dalam penyelenggaraan Pemilu juga harus mampu menentukan langkah-langkah proaktif. Sehingga potensi konflik yang ada dapat dikelola dan diantisipasi sedini mungkin," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan beberapa pesan Kapolda Riau, diantaranya agar seluruh anggota Polri senantiasa meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta menanamkan terus kesadaran diri bahwa profesi kepolisian yang dipilih merupakan wujud pengabdian yang mulia kepada masyarakat, bangsa dan Negara.
Kapolda juga, kata Kapolres, meminta agar seluruh jajaran menginventalisir permasalahan di lapangan dalam penanganan konflik sosial, meningkatkan kesiapsiagaan operasional untuk mengantisipasi eskalasi perkembangan situasi yang meningkat secara cepat, agar kehadiran aparat kepolisian tidak terkesan mendadak dalam menangani konflik komunal maupun tindakan anarkis lainnya.
Kemudian, meningkatkan kerjasama, koordinasi, dan komunikasi yang efektif antar penegak hukum, pengemban fungsi kepolisian dan segenap pemangku kepentingan sebagai implementasi dari pendekatan sinergi Polisional guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif dalam rangka mensukseskan Pemilu 2024.
"Kepada segenap unsur pimpinan Polri di semua level, saya instruksikan untuk lebih memberikan keteladanan dan mempererat solidaritas baik internal Polri maupun dengan TNI guna memastikan pelaksanaan tugas yang lebih efektif dan berkualitas," harapnya.[mga]