RIAU.WAHANANEWS.CO, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, menutup Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah liar yang tumpukannya telah meluber dan meluas hingga ke badan jalan. Lokasi TPS tersebut berada di dekat perbatasan Kabupaten Kampar.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan lokasi itu berada di akses utama Pekanbaru dan kerap menjadi sorotan warga yang melintas. Dirinya tidak ingin ada tumpukan sampah yang meluber ke bahu jalan dan mengganggu kenyamanan warga.
Baca Juga:
Panwaslih Sabang Awasi Politik Uang Jelang PSU di Satu TPS
"Saya minta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) agar lokasi ini segera ditimbun tanah dan ditanami bunga supaya tidak dijadikan TPS liar lagi," katanya di Pekanbaru, Jumat (4/4/2025).
Wali kota menyampaikan hal ini dalam inspeksi mendadak dalam rangka memantau kondisi lingkungan setelah Lebaran. Menurutnya Lebaran kerap menjadi momen meningkatnya volume sampah di berbagai titik kota, terutama di TPS-TPS utama.
Agung ingin memastikan kebersihan tetap terjaga meskipun masyarakat masih dalam suasana libur Idul Fitri. Ia tak hanya memantau, tetapi juga turun langsung memastikan sampah diangkut agar tidak menumpuk dan mengganggu estetika kota.
Baca Juga:
Pemkot Jambi Bangun Pabrik RDF Kurangi Sampah di TPA Talang Gulo
"Kita sidak salah satu TPS di perbatasan Pekanbaru dan Kampar, di ujung Kecamatan Sidomulyo Barat. Saya ingin memastikan sampah yang menumpuk segera diangkut dan tidak dibiarkan berlarut-larut," terangnya.
Dia menegaskan, kondisi TPS harus selalu dalam keadaan terkendali dan tidak boleh ada sampah yang meluber ke jalan. Agung juga memberikan arahan kepada operator kebersihan agar bekerja lebih optimal dalam mengangkut sampah di lokasi-lokasi yang rentan menjadi tempat pembuangan liar.
Menurutnya, penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus melibatkan kerja sama antarwilayah. Selain itu, Agung juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan ikut serta menjaga kebersihan lingkungan.