Riau.WahanaNews.co - Dalam laporan resminya, Jumat (13/10/2023), Pemerintah Malaysia memperkirakan harga minyak sawit mentah (CPO) rata-rata akan berkisar pada RM 4.000 (US$ 848,36) hingga RM 4.500 ringgit per metrik ton pada tahun 2024 yang akan datang.
Dilansir Reuters, Sabtu (14/10/2023), menurut laporan pemerintah yang dirilis bersamaan dengan anggaran tahun 2024perkiraan harga CPO tersebut lebih tinggi dari harga rata-rata yang sebelumnya ditetapkan yakni RM 3.500 hingga RM 4.000 ringgit per ton untuk tahun ini.
Baca Juga:
Kapolres Rohil Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
Sementara, produksi minyak sawit diperkirakan akan meningkat tahun depan karena dampak minimal dari fenomena cuaca El Nino dan kondisi tenaga kerja yang lebih baik, catat laporan tersebut.
Selanjutnya, Pemerintah Indonesia pada Jumat (13/10/2023) telah meluncurkan Bursa CPO Indonesia yang penyelenggaraannya diamanatkan ke PT Bursa Komoditi & Derivatif Indonesia (ICDX).
Saat ini diungkapkan kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Didid Noordiatmoko, telah da 18 perusahaan yang melakukan perdagangan CPO di ICDX, serta memastikan perdagangan di Bursa itu bersifat sukarela.
Baca Juga:
Antisipasi Cuaca Ekstrem, ALPERKLINAS Desak Pemerintah dan PLN Buat Regulasi Dampak Bendungan PLTA Terhadap Masyarakat Sekitar
[Redaktur: Mega Puspita]