WahanaNews - Riau | Pengerjaan proyek semenisasi dengan volume 70 x 4 meter yang menelan dana Rp 164.619.000 dari APBD Provinsi Riau T.A 2023 di Kepenghuluan Kencana, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diduga asal jadi.
Pasalnya, kondisi semenisasi tersebut saat ditinjau beberapa hari lalu terlihat sudah mulai pecah dan retak, padahal baru dikerjakan, belum lagi campuran material yang diduga tak sesuai SOP.
Baca Juga:
“Main Mata” BPJN II - PT BDP Proyek Tanggul Pengaman Tsunami Kota Palu Pakai Material Ilegal
Akibatnya, kualitas jalan semenisasi tersebut diragukan akan bertahan lama nantinya, dan tentunya dari anggaran dapat merugikan keuangan negara ataupun daerah.
Adapun Penghulu Kencana, Edi saat dikonfirmasi melalui Whatsapp mengaku tidak mengetahui pasti dalam pengerjaan proyek semenisasi tersebut.
"Wah kita kurang tahu mengenai pengerjaannya. Namun kalau panjangnya, menurut tukang sekitar 69 ke 70 dan lebar 4 meter," ungkap Edi, Kamis (22/6/2023).
Baca Juga:
Janjikan Proyek Fiktif Rp 1,2 Miliar ke Pengusaha, ASN Sumut Diciduk Polisi
Hal senada juga disampaikan pekerja atau tukang yang mengerjakan proyek tersebut. Saat di hubungi melalui selulernya, ia mengaku hanya pekerja, dan tidak mengetahui siapa kontraktornya.
"Saya hanya pekerja, dan saya tidak tahu siapa pemborongnya," jawabnya singkat.
Hingga berita ini ditayangkan, CV Sejahtera Abadi selaku pelaksana dalam pengerjaan proyek terkait kondisi proyek tersebut belum dapat dihubungi dan dimintai keterangan lebih lanjut.[mga]