Menurut sumber tersebut, Yuliawati dikenal sebagai sosok yang kerap menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang dianggap bertentangan dengan aturan.
"Kalau saya melihat, memang ada perbedaan pandangan antara keduanya. Bu Yuliawati dikenal cukup vokal dalam menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang menurutnya tidak sesuai aturan. Terkait dugaan pungutan itu, saya mengetahui pernah ada pihak media yang melakukan konfirmasi, namun saya tidak mengetahui lebih jauh perkembangan persoalan tersebut, sebab pemberitaan tersebut sudah ditarik kembali (dibtake down)," ujarnya.
Baca Juga:
Rumah Warga Miskin Dibongkar Demi Proyek Pokir, Hingga Kini Belum Dibangun Kembali
Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak media juga melakukan konfirmasi kepada Dovitaria selaku Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Saat dimintai tanggapan terkait dugaan pungutan tersebut, Dovitaria membantah adanya praktik sebagaimana yang dituduhkan.
"Pungutan yang mana, Bang? Tidak ada itu. Kalau memang ada, suruh saja pemilik yayasan itu datang menghadap saya," jawab Dovitaria singkat melalui sambungan telepon, sebelum mengakhiri percakapan karena mengaku sedang menghadiri suatu acara, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga:
Minim Pengawasan dan Dugaan Ketidakteraturan Kerja, Normalisasi Parit di Pengabuan Dinilai Tak Berdampak
Adanya berbagai pengakuan tersebut memunculkan perhatian dari sejumlah pihak. Publik berharap instansi yang berwenang, termasuk Inspektorat Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dapat melakukan penelusuran dan klarifikasi guna memastikan kebenaran informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
[Redaktur: Adi Riswanto]